Aksi Cak Muhyi, Takut Ketinggian, Tapi Nekat demi Bangkalan

Muhyi demikian nama panggilannya. Nama yang sederhana seperti orangnya. Namun kecintaannya pada daerahnya tidak sederhana dan tidak bisa diragukan lagi. Ketua DPC Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan Pulau Madura Jawa Timur ini tidak bisa berdiam diri jika menemukan ada yang kurang beres di sekitarnya.

Tiap hari Muhyi beraktivitas ke kantor dengan melewati jalan di sekitar alun-alun Bangkalan. Karena jalan itu lebih dekat dengan tempat kerjanya. Namun tiba-tiba hari itu pandangannya tidak terasa nyaman melihat monumen Bebas Tributa yang dicat sama tangan usil. Monumen bebas Tributa merupakan monumen kebanggan masyarakat Bangkalan.

Muhyi pun tahu bahwa tugu itu mempunyai cerita unik dan bersejarah. Langkah pertama ia segera mengunggah foto coretan iseng itu ke media sosial, “Kelakuan tangan2 jahil. Salah satu ikon Bangkalan ini di coret-coret, Mohon bantuannya pihak terkait untuk dihapus,” demikian cuitan Muhyi di media Facebook “Muhyi Bcp”.

Namun sepertinya belum ada pihak yang merespon cepat.

Tidak menunggu lama, hari berikutnya Muhyi segera beraksi dengan menaiki tugu tersebut memakai tangga pinjaman tetangganya. Sebenarnya ia takut dengan ketinggian, namun demi kepentingan bersama ia pun nekat membersihkan hingga tuntas coretan tersebut.

Untuk memberi kabar baik ini ia pun mengunggah kegiatan bersih-bersih ini di akun facebooknya, ”Alhamdulillah sudah bersih kembali. Mari bersama jaga dan rawat Bangkalan. Walaupun belum bisa melakukan hal besar kita mulai dari hal kecil dulu. Selanjutnya semoga pihak terkait segera memperbaiki salah satu ikon Bangkalan ini agar berfungsi kembali.” demikian cuitannya.

Akhirnya pandangan indah itu kembali seperti semula. Semoga ulah usil dan tidak bertanggung jawab ini tidak terulang kembali.

Demikian kisah Muhyi dan kecintaannya terhadap benda bersejarah di kota Bangkalan. Semoga cerita ini menginspirasi semua orang, khususnya pemuda-pemudi yang sering bepergian ke tempat-tempat wisata maupun tempat yang harus dijaga dan dirawat seperti alun-alun dan tempat bersejarah lainnya di Bangkalan.

Oh ya, Muhyi juga seorang aktivis kesehatan tulen. Sering mengadvokasi warga dalam berbagai hal, terutama terkait dengan kesehatan. Lanjutkan Cak Muhyi!

Humas PKS Bangkalan