Usai Borong Cabai dan Gabah Kering, Politisi PKS Bagikan Gratis ke Warga

KLATEN — Harga cabai yang terus turun membuat Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Quatly Alkatiri prihatin. Kondisi ini membuatnya peduli kepada petani cabai.

Politisi Senior PKS ini akhirnya memborong cabai yang dipanen dan melakukan panen bersama kelompok tani sejahtera di Desa Wonoboyo, Kecamatan Jogonalan.

Quatly tanpa canggung mulai menunjukkan keterampilan dalam panen cabai rawit. Tidak membutuhkan waktu lama wadah yang disediakan penuh dengan cabai rawit. Sambil panen Dia mengadakan dialog dengan petani, tentang kondisi yang sedang dirasakan.

“Banyak petani yang mengeluhkan harga yang murah saat dijual ke pasar. Padahal harga cabai sempat meroket beberapa bulan lalu. Tentu saja kita harus mengetahui apa penyebabnya dan mencari jalan keluar. Melalui komunikasi dengan petani semoga ada solusi yang terbaik,” ujarnya.

Harga jual cabai rawit merah di tingkat petani Klaten turun hingga Rp 7000 perkilogram. Imbasnya, para petani cabai di Kabupaten Bersinar merugi karena harga jual tidak sebanding dengan biaya perawatan.

“Kami memborong cabai rawit dari petani 1 kwintal dengan harga diatas harga pasar Rp 15.000 perkilogram, lalu kami bagikan gratis kepada masyarakat sekitar Jogonalan”, ungkap Quatly.

Selain harga cabai yang turun, gabah kering juga mengalami penurunan harga. Saat ini harga gabah kering Rp 4000 perkilogram di tingkat petani Klaten sedangkan harga pupuk selalu mengalami kenaikan.

“Gabah kering ini juga kami beli 1 kwintal dengan harga Rp 5000 perkilogram. Aspirasi dari petani akan kami teruskan ke pemerintah provinsi untuk segera membuat kebijakan tata niaga hasil tani dan penurunan harga pupuk,” pungkas Quatly.

Para petani juga menyampaikan aspirasi tentang kondisi yang sedang dialami. Terutama masalah harga cabai yang murah tidak sebanding dengan modal yang dikeluarkan untuk menanam cabai.

“Bisa balik modal saja sudah untung banget, harga ini paling rendah untuk tahun ini. Tapi lebih baik dari pada tahun lalu karena turun menjadi Rp 5000 perkilogram,” jelas Slamet petani cabai dari Kelompok Tani Sejahtera Desa Wonoboyo.

 

Selain harga cabai yang turun, gabah kering juga mengalami penurunan harga. Saat ini, harga gabah kering Rp 4000 perkilogram di tingkat petani Klaten sedangkan harga pupuk selalu mengalami kenaikan.

 

“Gabah kering ini juga kami beli sebanyak 1 kwintal dengan harga Rp 5000,- per kilogram. Aspirasi ini akan kami teruskan ke pemerintah provinsi untuk segera membuat kebijakan tata niaga hasil tani dan penurunan harga pupuk”, pungkas Quatly.