Home > TAUSIYAH > Taujih Habib Salim Segaf : “In tanshurullaha yanshurkum……”

Taujih Habib Salim Segaf : “In tanshurullaha yanshurkum……”

 

1) Kemenangan itu bukan karena banyaknya harta, bukan pula karena banyaknya kader, tapi mutlak hak Allah SWT.

2) Kita harus bermimpi untuk menang, tapi bukan sekadar menang. Kita harus mampu mendapatkan kemenangan yang berkah, agar kita mampu mewujudkan baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

3) Bekerjalah dengan gigih untuk mencapai cita-cita, tapi ingat, tetapkanlah akhirat yang berada di hati kita.

4) Manusia yang paling bahagia adalah manusia yg ketika malam ia mengatakan “Wahai malam, lanjutkanlah malam ini. Wahai fajar, janganlah engkau menyingsing.” Hal ini karena ia menikmati malamnya untuk bermunajat dan tak ingin munajat itu terputus.

5) In tanshurullaha yanshurkum. Menangkan Allah, maka Allah akan memenangkan kalian. Menangkan Allah dalam segala amalan kita, dalam segala ibadah. Utamakan Allah, maka Allah akan memberikan pertolongan-Nya kepada kita.

6) Milikilah kebersihan hati, karena tipu daya syaithan tak akan mampu menyesatkan para mukhlashin, orang yg memiliki kebersihan hati. Ingat, ada salah seorang sahabat yg menjadi ahli surga bkn karena ibadahnya yg menggunung tp karena di hatinya tidak ada kebencian kpd saudaranya

7) Muttaqun bukanlah orang yang tidak pernah berbuat dosa. Orang yang bertakwa adalah mereka yang apabila melakukan kesalahan mereka segera mengingat Allah dan mohon ampun kepada-Nya.

8) Persiapkan semua hal yang memungkinkan kita untuk menang. Sementara, kemenangan itu adalah mutlak hak Allah.

9) Ketika seseorang telah sampai pada satu titik ketidakberdayaan tapi ia yakin akan kekuatan Allah, maka ia akan berjaya.

10) Para sahabat memiliki kecintaan yang besar kepada Rasulullah karena Rasulullah mencintai mereka dengan begitu besarnya. Dikisahkan bahwa Rasul selalu mengunjungi keluarga syuhada ketika pulang dari medan perang. Rasul menanyakan keadaan mereka dan mengurus keperluan mereka.

11) Jika kita ingin ummat mencintai partai ini maka cintailah mereka melebihi kecintaan mereka kepada kita. Layani mereka, kunjungi mereka, bergaullah dengan mereka, bantu yang perlu dibantu. Balaslah keburukan dengan kebaikan. Buatlah mereka merasa memiliki kita.

12) Bekerjalah dengan maksimal tapi munculkan sikap tawadhu’. Dakwah ini berjaya bukan karena segelintir orang, tapi karena peran semua elemennya. Maka hendaklah berlomba-lomba di jalan Allah. Keberkahan itu akan muncul dalam kebersamaan.

13) Hindari ujub binnafs, munculkan tawadhu’, jangan pernah merasa menjadi orang yang paling hebat dan berjasa.

Check Also

Tidak Ada yang Kebetulan di Dunia ini

Dr Amir Faishol Fath: . _*TIDAK ADA YANG KEBETULAN DI DUNIA INI*_ Seorang petani Scotlandia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.